Cicak Di Dinding

Cicak-cicak di dinding
Diam-diam menjebak
Padahal Presiden bilang
Gak… boleh menjebak

 

Cicak-cicak di dinding
Diam-diam menyadap
Datang seekor buaya
Hap… ganti disadap

 

Cicak-cicak di dinding
Diam-diam menantang
Datang seekor godzilla
Hap… gak bisa nyidik

Politik Vs Gempa

Pesta telah usai
Poster caleg tak lagi ramai
Capres pun mulai berdamai

 

Berbeda sekali bulan lalu
Genderang perang selalu bertalu
Caleg tak bosan merayu
Uang panas mengalir beribu-ribu

 

Caprespun tak ketinggalan
Ada yang datang ke pasar becek
Ada yang ke tempat pembuangan
Di belakang mereka saling mengejek
Sindir-menyindir menjadi sarapan

 

Mereka berlomba merayu rakyat
Seolah mereka pelindung rakyat
Paling mengerti penderitaan rakyat

 

Namun pesta telah usai
Politik tak lagi ramai
Mereka pun mulai berdamai

 

Minggu kemaren gempa melanda
Jawa Barat dan sekitarnya
Rakyat menangis menahan derita
Sanak hilang entah kemana

 

Lihatkah engkau setelah gempa kawan?
Ada caleg datang bertandang?
Ada capres berduyun-duyun datang?
Kemana mereka menghilang?
Saat rakyat benar-benar membutuhkan?

 

Wahai rakyat sadarlah kamu
Mungkin kamu telah tertipu
Mereka yang merayumu dulu
Kini seolah tak mau tahu
Tak kenal rasa malu

 

Walaupun kamu memelas
Mungkin tak akan mereka balas
Mereka mungkin sibuk mencari emas
Persiapan untuk 2014

 

Kalau boleh aku berandai
Apa yang kan terjadi disana
Kalau sebelum pesta usai
Gempa telah melanda

 

Mungkin banyak posko disana
Relawan parpol dimana-mana
Membantu dengan sukarela
Walaupun pada akhirnya
“Jangan lupa coblos saya!”

 

Mungkin inilah demokrasi
Yang terpilih semoga ingat janji
Yang tidak terpilih mungkin mencaci
Masih percayakah kita pada sistem ini?