Sky Is Freedom

Apa yang anda lakukan jika anda di dalam pesawat terbang (dalam keadaan terbang tentunya)? Duduk dan berdiam diri di kursi pesawat yang kadang sengaja dipasang terlalu sempit (agar pesawat dapat diisi kursi penumpang lebih banyak), terkadang membuat kita jenuh, bosan, bahkan melelahkan. Apalagi kalau waktu tempuh pesawat terbang di atas satu jam.

Untuk menghilangkan rasa bosan mungkin anda dapat mencoba untuk tidur, membaca buku, mendengarkan file audio kesukaan anda, atau sok kenal sok dekat ngobrol dengan penumpang cewek di sebelah anda ataupun godain pramugari. Semua dapat anda lakukan jika anda menumpang pesawat Boeing 737 atau pesawat lain sejenis yang berbadan lebar, mampu menampung penumpang hingga ratusan, ketinggian jelajah sekitar 30.000 kaki, dan mampu menekan tingkat kebisingan sehingga tidak mengganggu pendengaran. Problem solved, end of story.

Sayangnya, hal itu sering tidak berlaku pada saya. Sebagai seorang penumpang yang lebih sering menumpang pesawat perintis, sungguh hal itu sering tidak bisa saya lakukan.

Alhamdulillah, Itu Bukan Penerbangan Terakhirku

Perjalanan udara sudah cukup sering saya lakukan. Jakarta, Jogja, Surabaya, Makasar, Ambon, Ternate, Tual, Sanana, sampai Bula pernah saya sambangi menggunakan jasa burung besi ini. Mungkin karena saking seringnya, setiap perjalanan udara menjadi kurang berkesan.

Namun, tidak dengan penerbangan kemarin. Penerbangan itu mungkin tidak akan terlupakan. Tanggal 19 Desember itu, saya naik pesawat ke Jogja, pulang kampung untuk merayakan ‘Iedul Adha. Rute yang saya ambil adalah Ambon-Makasar-Surabaya-Jogja. Dan burung yang saya pilih adalah Singa Udara.

Pukul 15.30 WIT pesawat take-off dari Pattimura menuju Hasanuddin. Dengan ketinggian jelajah sekitar 30.000 kaki, waktu tempuh diperkirakan 1 jam 20 menit.

1 jam 30 menit kemudian

Journey to South East Maluku (Maluku Tenggara)

What’s the mean of 40 days for you? For me, it’s unforgettable moment when i have a journey to South East Maluku. This is an archipelago regency, consist of two big island, Kei Besar and Kei Kecil.

Under The Propeller of Wings Air

It’s a fascinating view from the top, under the propeller

Foto Udara Seram Bagian Timur

Sayah yakin bahwa lebih dari 68% (tanpa harus menganalisa meta data) penduduk Seram Bagian Timur belum pernah melihat daerah yang mereka tinggali selama ini dari atas. Situ percaya ndak? Kalopun ndak percaya, ya urusan situ, toh sayah juga ndak perduli kok.

Tapi atas kemurahan hati plus kegantengan sayah, akan sayah tayangkan beberapa hasil jepretan potoh Seram Bagian Timur dari atas. Potoh ini sayah dapat ketika sayah menumpang Derraya yang di sewa CSEL. Silahkan menikmati….

Sungai yang bercabang…