Ponggolisme Is Not Dead

Masa SMU adalah masa-masa indah yang tak mungkin terulang dan terlupakan. Saya tidak tahu apakah hal itu juga berlaku bagi temen-temen yang sekolah di SMK, SMEA, ataupun MAN (halah…halah..). Suatu masa dimana kita mulai beranjak dewasa, melalui masa-masa pubertas, sudah berani tidur di kamar sendiri, malu kalau diajak ibu ke pasar, coba-coba merokok di belakang sekolah, beli minyak penumbuh kumis, dst…dst…

Begitu juga denganku. Masa-masa bersekolah di SMU I Muntilan dulu, bagaikan potongan mozaik kehidupan yang sangat sayang kalau terbuang (Berlebihan gak sih gaya bahasaku?). Mengenang kembali hal-hal konyol yang kita lakukan, keluguan dan keculunan penampilan, bisa membuat kita tertawa sendiri.

Nah, agar kenangan indah tadi tidak mudah terlupakan itulah kami membuat situs ini. Namun perkembangan selanjutnya dari situs ini tidak terlalu menggembirakan. Jangankan ditengok, waktu situs ini down pun hanya sedikit temen-temen yang tahu. Hal ini salah satunya dikarenakan konten situs jarang di update.

When You Say Yes…

 
Indahnya hari ini….
Rerumputan menari bergoyang
Lembayung merekah mengulum senyum

Indahnya hari ini….

Ngarai dan lembah gemakan suka cita
Angin bertiup lambungkan asa

Kemanapun kakiku melangkah
Untukmu ku takkan lupa

Nyiur di pantai seberang
Takkan lelah melambai merindu
Hingga saat itu tiba

Indahnya hari ini….

Hingga suatu saat nanti
Aku kan kembali
Bersua berjumpa melepas rindu

Satu.. dua.. tiga.. purnama lagi
Aku kan kembali
Rayakan kisah kita

Indahnya hari ini….

Satu Pintaku…

Ku ingin dirimu menjadi yang halal bagiku….

afwan, masih gak boleh komentar..
It’s Complicated™

Oh Cinta……….
………memang tidak sesederhana kata itu sendiri  

Lagi egois…maaf gak boleh komentar
picture taken from hoshinavi.com
The Must Have Book For Whom Who Wants To Married

Baru kali ini saya meresensi sebuah buku. Jadi harap maklum jika resensi saya jauh dari harapan pembaca sekalian. Satu hal yang yang perlu diingat, resensi buku yang kurang bermutu tidak berarti isi buku tersebut tidak bermutu pula. Resensi yang tidak bermutu lebih menunjukkan bahwa si pembuat resensi kurang paham bagaimana membuat resensi yang baik. Selamat menikmati hasil resensi saya.