*Buat para fast readers, jangan tertipu oleh judul*
Pada minggu ketiga bulan Maret kemaren, aku pulang kampung. Perjalanan alhamdulillah lancar, tidak seperti waktu itu.
Beberapa hari di rumah, ibuku memutuskan sesuatu yang cukup mengezhutkan. Dengan alasan anak bungsunya yang paling ganteng ini bekerja di timur jauh (halah…), sehingga beliau merasa kesepian, Ibu memutuskan untuk mengadopsi anak* membeli sapi. Apa hubungannya coba?
Misi penting membeli sapi itu diserahkan kepada saya. Karena saya masih awam, lugu dan kurang terkenal dalam dunia hewan, saya ditemani Pak Jo. Pak Jo inilah yang nanti akan menjadi ayah angkat sapi cowboy-about-50-years-old-man.



