Ron Paul Kesasar…

Warning!!

Just another unimportant blog post.

Syahdan, suatu pagi setelah mengisi perut di kantin kantor, aku langsung meluncur ke Opera untuk membuka blog kesayangan ini. Setelah meneliti komentar terbaru, statistik pengunjung dan pertumbuhan spam, aku tertarik membuka akunku di mybloglog setelah melihat foto bule ini.

The Last Trilogy of Beautiful Banda Naira : Kota Sejarah

Ini adalah seri ketiga/ terakhir dari sebuah trilogi tentang perjalanan saya ke Banda. Bagi yang belum membaca dua seri sebelumnya, silahkan baca di sini dan di sana.

Kota kecil Banda Naira adalah kawasan sejarah yang masih cukup terjaga keasliannya. Hampir setiap gedung menggambarkan arsitektur kuno peninggalan Belanda. Kota ini bagaikan sebuah kawasan museum yang sangat luas.

The Trilogy of Beautiful Banda Naira : Mountain

Ini adalah seri kedua dari trilogi tentang Kepulauan Banda. Bagi yang belum membaca seri pertamanya silahkan baca di sini.

Jika air laut surut beberapa ratus meter, maka akan terlihat bahwa Kepulauan Banda sejatinya adalah sebuah rangkaian pegunungan. Dari sekumpulan gunung itu, ada satu gunung yang masih aktif. Itulah Gunung Banda Api.

The Trilogy of Beautiful Banda Naira : Beach

Perjalanan ke Pulau Banda termasuk perjalanan yang tidak akan saya sesali seumur hidup. Betapa tidak, gugusan pulau yang terletak di salah satu palung laut terdalam di dunia ini menyimpan keindahan yang tak terperikan. Kepulauan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah tersebut menyimpan sesuatu yang amat berharga. Sesuatu yang sanggup membuat orang-orang eropa dari bangsa Portugis, Spanyol dan Belanda mau berlayar berbulan-bulan untuk mendatanginya, ratusan tahun yang lalu. Dan tindakan mereka memang tidak sia-sia.

Kepulauan Banda adalah sebuah kombinasi unik dan indah antara pantai, gunung berapi dan buah pala yang terkenal. Kombinasi yang bisa membuat orang tak mampu lagi mengontrol kerakusan dirinya untuk menguras habis kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Amsterdam adalah bukti nyata hasil rampasan sekelompok orang rakus itu.