Sebuah Sore di Ternate

“Cklek……kreeek”

Gagang pintu terputar pelan dan engsel yang mulai karatan itu pun menjerit. Seorang Pemuda bersarung tenun merah marun dan berjaket hitam keluar dari sebuah kamar hotel. Kaos hijau tanpa kerah di dalam jaketnya sedikit kelihatan. Beberapa langkah kemudian sampailah dia di depan pintu utama hotel dengan ruang resepsionis di sebelah kirinya. Pemuda itu terus berjalan dengan muka datar melihat ke depan. Dia sedikit terlambat tahu kalau ada dua pasang mata beberapa meter di sebelah kirinya sedang memandangnya. Tapi mau menyapa pun rasanya sudah terlambat, karena dia sekarang telah membelakanginya. Mungkin dua orang resepsionis cantik berkerudung itupun merasa mubazir membuang suara menawarkan untuk menitipkan kunci kamar.

Bookmark and Share
The Last Trilogy of Beautiful Banda Naira : Kota Sejarah

Ini adalah seri ketiga/ terakhir dari sebuah trilogi tentang perjalanan saya ke Banda. Bagi yang belum membaca dua seri sebelumnya, silahkan baca di sini dan di sana.

Kota kecil Banda Naira adalah kawasan sejarah yang masih cukup terjaga keasliannya. Hampir setiap gedung menggambarkan arsitektur kuno peninggalan Belanda. Kota ini bagaikan sebuah kawasan museum yang sangat luas.

Bookmark and Share
Apa benar gambar uang seribu dilukis dari floridas?

Pernah melihat uang kertas seribu rupiah? Kalo belum pernah, mending gak usah baca postingan ini. Sia-sia.

Bookmark and Share
The Trilogy of Beautiful Banda Naira : Mountain

Ini adalah seri kedua dari trilogi tentang Kepulauan Banda. Bagi yang belum membaca seri pertamanya silahkan baca di sini.

Jika air laut surut beberapa ratus meter, maka akan terlihat bahwa Kepulauan Banda sejatinya adalah sebuah rangkaian pegunungan. Dari sekumpulan gunung itu, ada satu gunung yang masih aktif. Itulah Gunung Banda Api.

Bookmark and Share
Jurangmangu Go Blog!!!(I)

Seperti telah disampaikan di sini, saya adalah alumni dari sebuah kampus di Tangerang. Sebuah kampus hijau. Hijau dalam arti sebenarnya, sampai-sampai kambing dan sapi tidak menyia-nyiakan kehijauan kampus saya ini. Sudah menjadi ketentuan, setiap alumni dari kampus ini berhak dan wajib menjalani kerja paksa ikatan dinas dengan konsekuensi mau dikerjapaksakan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau kami sering menyebut dengan Jawa dan Luar Negeri Jawa.

Akibat dari ketidakbijakan itulah, alumni dari kampus Jurangmangu ini tersebar dan mewabah di seluruh dunia persilatan Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke.

Bookmark and Share