Andai Dinas Kesehatan Kembali ke Vertikal

DISCLAIMERS :

1. Postingan ini adalah titipan dari seorang teman yang ingin mengungkapkan uneg-unegnya. Teman saya ini berasal dari keluarga yang secara turun-temurun berprofesi sebagai bidan.

2. Kesamaan nama, tempat, cerita dan kejadian adalah ketidaksengajaan belaka. Kebenaran isi dan tanggung jawab atas semua akibat yang timbul setelah penerbitan postingan ini tidak berada di tangan saya sebagai pemilik blog.

3. Untuk selanjutnya subjek “saya” mengacu kepada teman saya, bukan saya apalagi kamu (Nah lho??!!).

SELAMAT MEMBACA

Saya Bukan Lesbian

Jika anda sedang mencari seseorang dengan nama Adis dengan jenis kelamin perempuan, dan nota bene dia adalah seorang lesbian, maka mohon maaf anda telah salah orang jika anda masuk ke blog ini.

Bersamaan dengan postingan ini pula, saya ingin menegaskan bahwa saya adalah laki-laki normal. Seorang perjaka yang sedang mencari istri. Bukan seorang homo, apalagi lesbian. Rrrrrrgggggghhhhhhh…….

Almas Itu Pengusaha Travel

Gak percaya? Ini buktinya…

 

 

 PS. Sumber gambar : Iklan di Malut Post

The Must Have Book For Whom Who Wants To Married

Baru kali ini saya meresensi sebuah buku. Jadi harap maklum jika resensi saya jauh dari harapan pembaca sekalian. Satu hal yang yang perlu diingat, resensi buku yang kurang bermutu tidak berarti isi buku tersebut tidak bermutu pula. Resensi yang tidak bermutu lebih menunjukkan bahwa si pembuat resensi kurang paham bagaimana membuat resensi yang baik. Selamat menikmati hasil resensi saya.

Tas Plastik Itu Sangat Berbahaya

Bagi anda yang sudah berkeluarga, jauhkanlah tas plastik dari jangkauan anak-anak anda. Jika tidak, KESELAMATAN KELUARGA MENJADI TARUHANNYA!!! CAMKAN ITUH!!!

Disclaimer :

1. Penulis tidak bertanggung jawab jika sampai jatuh korban, atas tidak dihiraukannya peringatan diatas.

2. Hingga tulisan ini dipublish, penulis belum berkeluarga :( . Percayalah!!!

PS. Ada yang bisa kasih tahu, emangnya bahayanya tas plastik bagi anak-anak itu apa sih? Maklum, saya belum punya anak. *lah…… malah balik nanya*