Bukan!!! Kali ini judul itu bukan karangan saya, seperti pada postingan ini. Judul itu adalah judul sebuah artikel di Koran Malut Post pada sekitar akhir bulan Februari 2008.
Pembaca blog :
“Lah, terus ngapain judulnya pake itu??”
Aku :
“Yah, iseng aja sih…Barangkali bisa naikin trepik….Lagian terserah gue dong….blog gue gitu loh….”
Pembaca blog :
“Huuuu……….”*melempar monitor*
Aku :
Gubrak……..*Pingsan seketika*
KHAYAL MODE OFF
Sebelumnya, perkenankan saya memperkenalkan sebuah kota bernama Jailolo. Kota ini adalah ibu kota dari Kabupaten Halmahera Barat, Propinsi Maluku Utara. Sesuai namanya, kabupaten ini terletak di Pulau Halmahera. Tahu Pulau Halmahera khan? Bentuk pulaunya mirip Pulau Sulawesi, namun dengan ukuran yang lebih kecil (mirip huruf K). Nah, di sebelah barat Pulau Halmahera terdapat Pulau Ternate, Tidore, Maitara dan pulau-pulau kecil lain.
Kabupaten ini dulunya adalah Kabupaten Maluku Utara, dengan ibukota di Ternate. Seiring terbentuknya Propinsi Maluku Utara, terbentuk pula beberapa kabupaten baru. Sementara kabupaten induk berganti nama menjadi Kabupaten Halmahera Barat dengan ibukota pindah ke Jailolo. Jadi tidak mengherankan jika masih terdapat beberapa aset tidak bergerak (tanah maupun bangunan) milik Halmahera Barat yang berada di Kota Ternate. Begitu juga pegawainya, kebanyakan telah memiliki tempat tinggal di Ternate.
Dari Kota Ternate, Jailolo dapat ditempuh menggunakan jalur laut. Melalui Pelabuhan penyeberangan Dufa-Dufa di Kota Ternate sebelah timur kita bisa menumpang Speedboat, ataupun Kapal kayu kecil seperti Kapal Halbar Pratama yang bertenaga diesel ini, selama kurang lebih 50 menit. Ongkos angkut sekitar Rp. 20.000,00 per orang.
Kota Jailolo berada tepat di lembah Gunung Jailolo. Sesaat sebelum kapal sampai di Pelabuhan Jailolo, telah terlihat dulu gunung yang sudah mati ini menyambut sedikit terlalu awal kedatangan setiap tamunya. Semakin mendekat terlihat pula rumah-rumah penduduk, kantor pelabuhan dan dibelakangnya terpancang tiang BTS. Ya!! Di Jailolo sudah tersedia pula sarana komunikasi telepon seluler. Bahkan selama perjalanan di laut, dua handphone saya tetap dapat menerima sinyal dengan baik dari dua provider seluler besar di Indonesia.
Keluar dari pelabuhan, kami disambut taman kota yang cukup tertata apik. Lengkap dengan dua buah patung petani, di belakangnya juga tercetak besar ucapan SELAMAT DATANG DI KOTA JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT. Masalah apakah patung itu menggambarkan mayoritas penduduk Halbar sebagai petani, saya sendiri kurang tahu, karena selama di Jailolo jarang terlihat sawah. Satu-satunya sawah yang pernah saya jumpai adalah lahan percontohan milik Dinas Pertanian.
Sesaat kemudian tibalah kami di pusat keramaian kota Jailolo. Di kawasan ini terlihat toko-toko, rumah makan, sampai penginapan berjejer rapi di tepi jalan aspal hotmix yang halus. Di salah satu pertigaan ditemui lagi taman kota, dengan dua buah patung, kali ini mengenakan pakaian tradisional. Mungkin peninggalan budaya Kerajaan Jailolo.
Satu yang menarik, coba anda lihat patung yang wanita. Rambutnya disanggul, atasan mirip kebaya, dan bawahannya adalah kain bermotif seperti batik. Ditambah lagi dengan selendang yang melekat di atas kebaya. Mirip pakaian tradisional orang Jawa Tengah dan Yogyakarta khan? Apa mungkin dulu ada perempuan jawa jualan jamu gendong sampai di Kerajaan Jailolo, lalu dijadikan istri oleh Raja Jailolo? Hehe…terlalu mengkhayal..
KHAYAL MODE ON
Pembaca blog :
“Iya dis, terlalu mengkhayal kamu……masak jamu gendong nyampe Jailolo….ampe ngesot sambil kayang juga gak bakalan nyampe….”*kambing jantan mode ON*
Aku:
*tersadar setelah pingsan*”Yeee….syirik banget seh loe semua…terserah gue dong…blog gue gitu loh…..”
Pembaca blog:
*lempar meja komputer*
Aku:
*pingsan kronis*
Posting Terkait:





bagus ya.. sayang itu kapalnya kuning banget.. gak keurus keliatannya
jimmy’s last blog post..Potong Rambut di Salon
[Reply]
Comment by jimmy — April 19, 2008 at 8:53 am
postingan lo, sama kaya nama kotanya, JAIL LO LO! :p
ridu’s last blog post..Akhirnya Wisuda Juga..
[Reply]
Comment by ridu — April 19, 2008 at 10:47 am
seperti kata temenku, maluku utara memang indah.
“Apa mungkin dulu ada perempuan jawa jualan jamu gendong sampai di Kerajaan Jailolo, lalu dijadikan istri oleh Raja Jailolo?”
* kayaknya ga deh, mungkin karena pake kebaya aja jadi terlihat aneh di jailolo.jaman dulu kan ga ada yang pake kebaya di maluku…ya iya lah…
arifah’s last blog post..Tips Menghilangkan Ngantuk
[Reply]
Comment by arifah — April 19, 2008 at 4:03 pm
aku hanya suka melihat gambarmnya aja
[Reply]
Comment by pututik — April 19, 2008 at 6:10 pm
tempat yang indah, ndak ada tuh di tangerang tmpat kek gitu
ghatel’s last blog post..http://www.pom.go.id kena iseng juga..
[Reply]
Comment by ghatel — April 20, 2008 at 2:27 pm
waw keren banget. btw mas adis sering jalan2 ya??
hanggadamai’s last blog post..Kata-Kata Mutiara Penyejuk Hati
[Reply]
Comment by hanggadamai — April 21, 2008 at 2:15 am
hahahahahaha…….
bikin ketawa aja lu dis…..
ku suka yang bagian ngayal mode on….
jadi ngebayangin klo terjadi beneran…
maybe aku dah pake pakaian item2 sekarang dis…
hahahahaha…
*ssttt…..jangan keras2*
heiroyuki’s last blog post..Tahukah Kamu ?
[Reply]
Comment by heiroyuki — April 21, 2008 at 8:10 am
betah men panasan nang jailolo kowe le… le…
kalangkabut’s last blog post..Sembah Pangabekti Saya, Ibu?
[Reply]
Comment by kalangkabut — April 21, 2008 at 1:09 pm
north mollucas emang ajib banget dari foto-foto yang udah saya liat..
jadi pengen..
letsgetluz’s last blog post..l?auberge espagnole (the spanish apartment)
[Reply]
Comment by letsgetluz — April 21, 2008 at 4:18 pm
jail yah
daniel’s last blog post..Kronolongger
[Reply]
Comment by daniel — April 22, 2008 at 4:27 am
Kau menderita schizophrenia yah, ngomong pada diri sendiri…
sef’s last blog post..Mencari Tambahan Dana
[Reply]
Comment by sef — April 22, 2008 at 9:43 am
contohlah Kota Sawahlunto yang diprediksikan menjadi kota hantu setelah batubara tidak diproduksi lagi tapi Walikotanya banyak akalnya, dia bangun waterboom, bekas bangunan tua dan pertambangannya menjadi aset wisata yang menjanjikan. Ayo… jangan mau ketinggalan
auliahazza’s last blog post..Azza
[Reply]
Comment by auliahazza — April 22, 2008 at 11:14 am
ajaib….
Rian’s last blog post..ulang tahun dan angkot ajaib
[Reply]
Comment by Rian — April 22, 2008 at 6:09 pm
nama kota-a lucu mas..

knp nama-a kayak gitu yah??!
*jd penasaran*
dEEt’s last blog post..syuKuRan RuMaH baRu
[Reply]
Comment by dEEt — April 22, 2008 at 7:37 pm
Dasar Anak seribu pulau..
dengan seribu cerita tentunyah
djaelani’s last blog post..Soal-Soal dan Pengumuman Ujian Saringan Masuk Diploma IV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara TA 2009
[Reply]
Comment by djaelani — April 22, 2008 at 8:16 pm
lah nggak ada toko makanan kecil disana yah? Sekalian kalau ada toko bika ambon yang paling enak
[Reply]
Comment by quelopi — April 26, 2008 at 12:55 am
wan mantab2 ney
[Reply]
Comment by aRya — April 26, 2008 at 11:42 am
Lha terus mana matinya??
adit-nya niez’s last blog post..DUIT
[Reply]
Comment by adit-nya niez — April 27, 2008 at 12:41 am
dari tadi aq nyari kata mati..kok ga ada?
apa jailolo itu sepi gitu ya Dis?jadi kayak kota mati gitu?
stey’s last blog post..percakapan dini hari
[Reply]
Comment by stey — April 29, 2008 at 10:40 am
gyaaaaaa ps nya dah mantap oiii… eh dis dah sembuh???
kayaknya kaw nih sakit cinta deh
almascatie’s last blog post..welkams bek
[Reply]
Comment by almascatie — May 2, 2008 at 2:18 am
gw : kayak pernah di baca di mana gitu ya
pembaca blog tetangga : iya… dejavu nih
gw : di sini bukan?
letsgetluz’s last blog post..laughed out loud pt. 2
[Reply]
Comment by letsgetluz — May 8, 2008 at 11:33 am
Dis, kok gambarnya kliatan jadi lebih berwarna??
di re-touch ya?
**hehe… g ngomentarin postingan adis :p
mizuka’s last blog post....:: ?Walimahan Devi n Bimo? ::.. [Dipindahkan]
[Reply]
Comment by mizuka — May 8, 2008 at 3:04 pm
pembaca blog :
** ..melempar rak server beserta router plus kabel-kabelnya disertai banner dgn tulisan gede-gede “I’M HAVING A DEJAVU WHEN READING YOUR BLOG”.. **
kamu :
jatuh bergelimpang, bersimbah darah dimana-mana.. terus tersadar.. (syit, gaya penulisan blog gue ada yg nyamain) —>setelah browsing ke URL rerere.wordpress.com
bayu temennyaygbuatblogdibawahini’s last blog post..sepandai-pandai tupai melompat?
[Reply]
Comment by bayu temennyaygbuatblogdibawahini — May 8, 2008 at 5:48 pm
great mode ON
perk1z’s last blog post..Windows XP Service Pack 3
[Reply]
Comment by perk1z — May 11, 2008 at 6:31 pm
hi….
boleh ikutan g?
pasti boleh kan?
namaq Arianang…
panggilan Anang.
aq kelahiran jailolo (Gamlamo)
[Reply]
Comment by arianang — November 26, 2008 at 3:36 pm
..bukan kota mati,tapi memang masih sepi.
rata2 penduduknya orang perantauan,terutama dari jawa..
gak cuma jamu gendong lho, jualan pisang molen aj,tenaga ahlinya dari jawa.saya kan pernah disana 5 bulan…
[Reply]
Comment by Anonymous — April 4, 2009 at 4:40 pm
suba se ngon moi-moi…
blognya masih banyak yg kurang, ngare…
skalipun ini ngoni pe blog, tapi sebaiknya dijadikan wadah pendidikan bagi hira se fira yang mampir.
jailolo memang kota mati, karena sejarahnya tidak digali n dilacak secara mendetail. sehingga misgenerasi. ngon yang waro ena ma jarita, wajib untuk mempublikasinya.. agar generasi selanjutnya tidak buta dalam meliha t sejarah jailolo.. ok???
[Reply]
Comment by dHede tara_noate — April 29, 2009 at 8:06 pm
ternate memang indah…..
jailolo salah satu bukti keindahan dan sumber daya dr ternate
[Reply]
Comment by tito_cristopher — May 27, 2009 at 3:05 am
jailolo itu sbnarnya indah banget,kalo g percaya coba aja dtang k sana.sdikit klarifikasi,bahwasanya tugu wanita”berjamu gendong”itu sebenarnya menunjukan sikap legowo masyarakat jailolo pada pendatang terutama msyarkat jawa.harusnya kalian bangga pada sikap toleransi yang ditnjukan msyarakat lokal,yang sekaligus memperteguh tingginya nilai sosial yang selama ini menjadi ciri bangsa indonesia.GTU LOH……
[Reply]
Comment by anchul ngova tuada — September 13, 2009 at 10:54 pm
kalo makanan,dijailolo itu g usa khawatir,disana tersedia byak makanan yang enak…,yah…..asal jangan blagu sok kebarat-baratan aja makannya,and untuk ADIS…thank,s ya uda mau mempromosikan jailolo,tapi…….bkiapa tra ada tuada??????kt anak tuada yang kuliah d jakarta.di tambah ya…..
[Reply]
Comment by anchul ngova tuada — September 13, 2009 at 11:02 pm
bloknya masih bnyak yang kurang,tapi sebagai tahap awal dalam mempelajari jailolo,blok ini bisa dijadikan refrensi…ngoni yanh tau jailolo p sejarah tu,kmari spaya baku kase informasi tentang jailolo spaya orang tau torang p daerah….
[Reply]
Comment by anchul ngova tuada — October 4, 2009 at 9:28 pm
taruh banau p sejarah lagi ka….
[Reply]
Comment by anchul ngova tuada — October 4, 2009 at 9:30 pm
tapi kl musim durian…jailolo jd rame
[Reply]
Comment by ina — October 9, 2009 at 9:25 am
I LOVE JAILOLO……
teman-teman yang ada di luar kota jailolo,,mari qt bangun jailolo
dengan se bagus-bagus nya…
[Reply]
Comment by frets radit — October 30, 2009 at 6:34 pm