Sky Is Freedom

Apa yang anda lakukan jika anda di dalam pesawat terbang (dalam keadaan terbang tentunya)? Duduk dan berdiam diri di kursi pesawat yang kadang sengaja dipasang terlalu sempit (agar pesawat dapat diisi kursi penumpang lebih banyak), terkadang membuat kita jenuh, bosan, bahkan melelahkan. Apalagi kalau waktu tempuh pesawat terbang di atas satu jam.

Untuk menghilangkan rasa bosan mungkin anda dapat mencoba untuk tidur, membaca buku, mendengarkan file audio kesukaan anda, atau sok kenal sok dekat ngobrol dengan penumpang cewek di sebelah anda ataupun godain pramugari. Semua dapat anda lakukan jika anda menumpang pesawat Boeing 737 atau pesawat lain sejenis yang berbadan lebar, mampu menampung penumpang hingga ratusan, ketinggian jelajah sekitar 30.000 kaki, dan mampu menekan tingkat kebisingan sehingga tidak mengganggu pendengaran. Problem solved, end of story.

Sayangnya, hal itu sering tidak berlaku pada saya. Sebagai seorang penumpang yang lebih sering menumpang pesawat perintis, sungguh hal itu sering tidak bisa saya lakukan.

Pesawat perintis (sejenis Cassa) yang berbadan kecil, masih menggunakan baling-baling, menimbulkan kebisingan di dalam pesawat dengan desibel yang cukup tinggi. Jangankan untuk mencoba tidur, sekedar mendengarkan audio dari pemutar portabel kitapun menjadi hal yang hampir sia-sia karena noise yang sangat mengganggu itu. Jangankan godain pramugari, untuk sekedar ngobrol dengan penumpang cewek di sebelah kursi juga sepertinya janganlah dilakukan, karena percakapan biasa seakan menjadi pertengkaran sengit. Berteriak-teriak dengan orang yang baru dikenal tentunya mutlak menjadi hal yang tidak sopan.

Membaca buku? Hmm….dalam pesawat kecil yang berpotensi timbul goncangan lebih banyak dan lebih keras ini butuh lebih dari sekedar kesabaran untuk membaca. Mata akan dipaksa mengikuti kemana arah teks yang tertata rapi itu tiba-tiba lari tak tentu arah. Meskipun dua tangan telah mencengkeram kuat pojokan buku.

Lalu apa yang dapat dilakukan untuk mengusir kebosanan? Keuntungan dari pesawat kecil adalah ketinggian jelajah yang lebih rendah. Lima belas ribu kaki atau setengah dari ketinggian jelajah pesawat Boeing cs, menjadi semacam official altitude bagi pesawat kecil ini. Pada ketinggian ini, cobalah lihat ke jendela pesawat. Hamparan pemandangan alam yang menakjubkan menanti lirikan genit mata anda.

Awan yang putih seputih kapas seakan menggoda kita untuk membelainya. Gunung-gunung yang angkuh menjulang seakan menantang pesawat untuk beradu ketinggian. Belantara langit seakan menawarkan kebebasan abadi, terbebas dari penatnya kehidupan dunia. Sky is freedom.

Moral of the story

Jika anda naik Pesawat Cassa:

1. Jangan buang duit untuk membeli koran di bandara. Font huruf koran yang kecil itu hanya akan merusak mata dan menguji kesabaran membaca anda.

2. Membawa MP3 player hampir menjadi usaha yang sia-sia, kecuali anda mau sekalian membawa Sound System 1000 watt. Sekedar mengingatkan, Sound System dengan output suara yang besar biasanya membutuhkan daya listrik yang besar pula. Untuk itu, janganlah lupa membawa aki.

3. Membawa kamera mungkin akan lebih berguna daripada koran atau MP3 Player. Pemandangan langit yang sangat indah bisa membuat anda menyesal jika anda tak berkesempatan mengabadikannya. Berdoa saja semoga anda mendapat nomor kursi di dekat jendela yang tidak buram. Kalaupun jendela buram, jangan coba-coba membuka jendela, karena konon membuka jendela pesawat adalah hal yang sangat berbahaya (gak bisa dibuka kaleee….).

4. Jangan menggoda pramugari pesawat Cassa. Rayuan dengan tingkat ke-gombal-an yang tinggi jarang berhasil jika anda mengucapkannya sambil berteriak-teriak. Apalagi anda belum menyikat gigi. Lagian pelayan di Pesawat Cassa biasanya adalah Pramugara.

Bookmark and Share

iklan murah tukeran link

Posting Terkait:

  1. Alhamdulillah, Itu Bukan Penerbangan Terakhirku
  2. The Trilogy of Beautiful Banda Naira : Mountain

33 Comments
  1. saya pernah naik pesawat seperti ini, emang bising banget, dan gak beda sama naik mobil di jalanan yang rusak.. goyangannya itu kenceng banget.. mungkin waktu itu terlalu banyak nabrak awan ya.
    btw mas, foto2nya keren!

    jimmy’s last blog post..Tingkatkan Traffic Blog dengan Entrecard

    [Reply]

  2. tarifnya berapa? Ada knek nya nggak? Trus ada pramugari nya nggak?

    [Reply]

  3. klo saya blum pernah naek tuh..
    tapi insyaAllah ntar saya punya miliki pribadi :mrgreen:

    hanggadamai’s last blog post..Sore yang Kelam

    [Reply]

  4. wah.. enggak mau naik ah kalau pesawatnya cassa, naik boeing 737 or airbus 320 aja udah serem kalo goyang2 hii…

    Markus’s last blog post..Microsoft Release IE 8 Beta

    [Reply]

  5. naek pesawat…..?

    wah belum ada pengalaman pribadi je…

    wong lum pernah traveling pake pesawat..

    yang ada naek dokar whahawhhawhahaha

    klo dokar juga lebih nyante tuh

    walaupun agak bergoyang juga….

    paling apes ya klo kudanya boker ato kentut

    *menutup hidung* …..smileys

    heiroyuki’s last blog post..Ayat – Ayat Cinta

    [Reply]

  6. *liyat komeng atas

    paling apes ya klo kudanya boker ato kentut

    setuju banget…soalnya jendelanya kan……….

    gak bisa dibuka kaleee….

    ga kebayang tuh gimana baunya… :lol:

    niez-nya adit’s last blog post..Menunggu?

    [Reply]

  7. *liyat komeng atas

    paling apes ya klo kudanya boker ato kentut

    bayangkan klo di pesawat itu ada yang kentut…soalnya jendelanya kan……….

    gak bisa dibuka kaleee….

    ga kebayang tuh gimana baunya… :lol:

    niez-nya adit’s last blog post..Menunggu?

    [Reply]

  8. walah, komeng yang pertama salah itu. uhuhhuuuu…dihapus saja, mas…ya ??

    niez-nya adit’s last blog post..Menunggu?

    [Reply]

  9. Awannya keren…

    Halah… Palingan mas adis godain pramugara di pesawat itu… :lol:

    adit-nya niez’s last blog post..Libur?? Nyantai?

    [Reply]

  10. hmm.. ridu waktu itu pas lagi hujan.. jadi di bawah awan hujan gitu.. tapi di atas awan itu cerah banget.. keren deh..

    ridu’s last blog post..Eh Coba deh

    [Reply]

  11. Kalo saya di pesawat sih mandangin pemandangan luar aja. Itu foto langitnya keren. Awannya gemesin banget…

    Pink’s last blog post..Uhuk-uhuk?

    [Reply]

  12. Godain aja pramugara-nya kalau mau :P

    Anggie’s last blog post..Ayat-Ayat Cinta

    [Reply]

  13. moral of the story-nya kurang satu tuh, dis.
    out of jika anda naik pesawat cassa:

    “jangan naik pesawat cassa”.

    yahya’s last blog post..Teka-Teki Al-Ghazali

    [Reply]

  14. naik capung aja, full music

    [Reply]

  15. wah… kalo koran bandaranya susah bacanya.. mendingan dagang koran di pesawat aja. (emang ada gitu?? asongan di pesawat??)

    Rian’s last blog post..i am harry potter

    [Reply]

  16. wah belum pernah naik pesawat je..he..he..(parah ya..??)
    tapi mungkin sebentar lagi bakal naik pesawat, ato malah bakalan sering???kalo naik pesawat perintis ga tahu bakal jadi apa ga…ni tergantunga jadi ada ga bandara di sibolga. kalo bandaranya jadi dibuka, maka aku akan sering2 naik pesawat perintis dari sibolga-medan ato sibolga-padang.
    o…ternyata penumpang tu sering gidain pramugari ya???he..he..
    trus ada ga yang sering godain pramugara???

    arifah’s last blog post..Koneksi Internet Diputus Setelah Jam 9 Pagi

    [Reply]

  17. wah wah saia kagak pernah
    mklum katrok huhuhuh

    [Reply]

  18. Belum pernah naek Pesawat Cassa. Eh ya, saya kok pernah nyoba mo nyetel MP3 player pernah dimarahin sama pramugarinya ya? Aneh ya, padahal yang ndak boleh kan kayak ponsel & piranti komunikasi gengam laennya.

    -=«GoenRock®»=-’s last blog post..My TV is Sux Sick

    [Reply]

  19. Jadi ingat pengalaman naik pesawat serupa. Lagi terbang, baling2 kiri mati. Kopilot dengan tenang melihat ke kiri dan ngomong ke pilot sambil nunjuk2 baling2nya. Pilot pencet sesuatu, trus baling2nya jalan lagi :D .
    Boeing 747, kalau kelas ekonomi, percayalah, sempit juga. Demikian juga MD (McDouglas) dan DC. Sepanjang kelas ekonomi, ketiga pesawat itu tidak menyediakan ruang lapang yang jauh berbeda.
    Saya belum pernah mencoba ini, moga2 berhasil. Lain kali kalau naik pesawat itu, coba headphone yang model inner ear (kaya earphone sony ericsson yang nyempil ke dalam lubang kuping). Semoga berhasil.

    [Reply]

  20. Saya sudah berkali-kali naik pesawat jenis itu…mengingat saya bekerja di Maumere, pesawat berbadan langsing kecil itu sering saya naiki…
    Menurutku sungguh pengalaman hampir mati yang sangaaaatttt ruuuaaarrr biasssaaahhh !! aku bisa berkali-kali orgasme loh kalo naik pesawat yang jenis itu.

    Masalah godain pramugari, haha…siapa bilang gak bisa…justru dengan keterbatasan tempat duduk saya bisa menikmati sensasi tersebut. Suatu ketika tempat duduk di pesawat sisa 2 kursi saja, dan tentu saja saya memilih satu diantaranya, karena pesawat kecil, otomatis tidak ada tempat duduk khusus buat mbak pramugari, jadi mereka berbaur dengan penumpang, waktu itu ada 2 pramugari, yg satu udah dapet tempat duduk, dan satu lagi yang cantik dan seksi akhirnya duduk di sebelah saya…

    Ohhhh….begitu indahnya, menikmati bau wangi si pramugari, dan sayapun flirting ngobrol2 dengannya sepanjang perjalanan, di akhir perjalanan sungguh nikmat dan tak terlupakan…karena dapat senyuman manis…dan kata-katanya yang terngiang, “Moga2 bisa ketemu lagi ya Ditya….makasih :) jgn lupa telpon aku”

    heuheuheuheuheu….:mrgreen:

    peluk dan cium buat semua yang ada disini

    MMMMuuuuAAAcccccHHHHH !!

    Panda’s last blog post..Foto Mesum

    [Reply]

  21. Panda.. jangan bikin aku kepengen juga.. ah entar ke mall ah.. godain SPG Honda F1 Racing yang cantik2 hehe…

    Markus’s last blog post..Microsoft Release IE 8 Beta

    [Reply]

  22. iya, jangan godain pramugarinya… biarin pramugarinya yang godain. Hehe…

    Deddy’s last blog post..Andaka 3.1 : Emergency Update

    [Reply]

  23. kalo airbus tu ibarat transjakarta, maka cassa ibarat bajaj…
    simpulin ndiri lah… hahahaha
    *kagak OOT kan, masih tentang sarana transportasi juga kok..

    edo’s last blog post..February Wrap-up

    [Reply]

  24. langitnya bagus mas..
    pasti anda sering naik itu…

    memang menjadi PNS itu butuh perjuangan ya :D
    salam kenal..!!

    [Reply]

  25. hemm..kalo naik pesawat saya paling suka pas take offnya..
    berasa gimana gitu..kalo naek cessna apa juga sama rasanya Dis?

    stey’s last blog post..playlist..

    [Reply]

  26. Wah…gambarnya dah di mark-up sana-sini tuh…

    sef’s last blog post..Kamus Bahasa Ambon (bag.2)

    [Reply]

  27. adis….
    aku terjebak lagi untuk baca blog mu ini…
    kenapa ia seperti brownies, yang menggemukkan tapi tak kuasa kutolak…..

    [Reply]

  28. @jimmy: HOhoho…pernah naik juga ya…seru khan…

    @quelopi: pertanyaannya gak relepan…males jawab gue..weeek…

    @hanggadamai: halah gaya banget nih orang haha..

    @markus: ya kalo ada pesawat besar naik pesawat besar..kalo gak ada gimana hayo??

    @heiroyuki: dokar?nggedokke cakar?? hehe..

    @niez-nya adit: haha..gitu aja dibayangin..

    @adit-nya niez: heh…ngomong apa situ…coba ulangi…

    @ridu: yo’i…di atas keren coy…

    @pink: hm..bener banget gemesin…ih..

    @anggie: emangnya gue cowok apaan???huh…

    @yahya: lah kalo saya ya mending naik cassa daripada naik kapal

    @rian: hahaha..asongan…jayus ah…

    @arifah: mbak arifah mo nyobain godain pramugara ya…hehehe…

    @arya: jangan terlalu jujur mas…

    @goenrock: nyalain mp3 player boleh2 aja mas…mungkin bukan karena mp3 playernya tapi karena siapa dibalik mp3 player itu…hihihi…

    @teddy Budiwan: Model inner ear ya?? makasih sarannya mas…

    @panda: weks.. baru tahu kalo panda ternyata bisa juga orgasm..haha…

    @deddy: waduh digodain pramugari…mau donks…

    @edo: haha…boleh lah…

    @purnawarman: betul mas..penuh perjuangan darah dan air mata halah…

    @stey: kalo naik cassa sama aja sih mbak, cuman suaranya desibel lebih tinggi. trus yang lebih seru landasannya tuh pendek2. kayak di sula tuh panjangnya 100 meter doang, dengan ujung landasan adalah laut. Jadi setelah take off ada dua kemungkinan, kalo take off berhasil ya mengudara, tapi kalo teke off gagal ya melaut haha…seru khan?!!

    @sef: Gambar di mark up?? mentang2 investigator trus istilahnya di mark up

    @siska-siska: Heh… mana browniesnya?? mana??? mau donks..

    [Reply]

  29. Adis pernah naik bemo atau bajaj ga ? Kalau naik bajaj dan bemo, kita kalau ngomong juga teriak-teriak. Baca juga percuma. Duduknya lutut ketemu lutut, sayangnya ga ada pramugarinya :(

    auliahazza’s last blog post..Akhirnya ?Tewas? Juga

    [Reply]

  30. Dis,
    Sorry, mau menarik kembali saran inner ear. Inner ear akan menghambat penyesuaian tekanan udara di dalam kepala dengan tekanan di luar. Kalau sinus itu bahaya. Mendingan yang headphone biasa tapi punya fitur untuk menghalangi suara dari luar. Kalau nggak salah model yang common itu Phillips. Thanks.

    [Reply]

  31. ohh.. kirain kayak hercules yang tempat duduknya mirip hammock trus duduknya hadap-hadapan. ;-)

    bagusan mana sih cassa apa cessna? definitely pengen nyoba!

    letsgetluz’s last blog post..l?auberge espagnole (the spanish apartment)

    [Reply]

  32. nice theme. Download from wordpress.org? Can you tell me download link.Thank you. sears parts

    [Reply]

  33. I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future.

    Dave’s last blog post..Types of mesothelioma

    [Reply]